#数字资产市场动态 Mengapa banyak orang memegang posisi rugi dan bertahan dengan keras kepala?
Pikirkan dengan seksama, stop loss harus melalui tiga pukulan: penurunan dana langsung, penolakan terhadap kemampuan penilaian diri sendiri, dan pengakuan bahwa mereka salah pandang. Biaya secara psikologis jauh lebih menyakitkan daripada kerugian di buku.
Jadi kebanyakan orang lebih memilih "menunggu dan melihat", merasa pasar akan rebound kapan saja, dan bisa membantu mereka keluar dari posisi rugi. Tapi kenyataannya sangat menyakitkan—pasar sama sekali tidak akan berubah arah karena harapanmu.
Kesalahan fatal dalam trading kontrak ada di sini. Tanpa stop loss, satu peristiwa black swan bisa membuatmu kehilangan seluruh modal. Trader yang bertahan lama, stop loss bukan pilihan, melainkan aturan hidup.
Belajar menghadapi kerugian secara langsung, daripada terpaksa keluar karena berfantasi, biayanya jauh lebih kecil.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
HorizonHunter
· 4jam yang lalu
Benar-benar menyentuh hati, saya adalah tipe orang yang bertahan mati-matian... Tapi kali ini, burung unta hitam benar-benar mengajarkan saya, untuk berhenti kerugian saat diperlukan, jangan berharap pasar akan menyelamatkanmu
Lihat AsliBalas0
WalletWhisperer
· 5jam yang lalu
Jujur saja, stop-loss sebenarnya adalah pertarungan melawan ego sendiri, tantangan psikologisnya lebih sulit daripada tantangan teknisnya.
Lihat AsliBalas0
MevTears
· 5jam yang lalu
Sejujurnya, gangguan mental ini benar-benar parah... Saya juga pernah bertahan dengan cara ini, akhirnya malah dihancurkan lebih parah.
Lihat AsliBalas0
CounterIndicator
· 5jam yang lalu
Tidak salah, saya adalah contoh negatif dari orang yang keras kepala. Tahun lalu, saya tidak menetapkan stop loss sama sekali dalam kontrak, langsung dari angka lima digit menjadi tiga digit, rasanya... sungguh, membangun mental lebih sulit daripada stop loss itu sendiri. Sekarang sudah diubah, lebih baik kecil rugi daripada bertaruh pada rebound.
Lihat AsliBalas0
AirdropNinja
· 5jam yang lalu
Tidak salah, hanya saja sebagian besar orang sangat menjaga muka dan menderita sendiri, pembangunan mentalnya tidak cukup.
#数字资产市场动态 Mengapa banyak orang memegang posisi rugi dan bertahan dengan keras kepala?
Pikirkan dengan seksama, stop loss harus melalui tiga pukulan: penurunan dana langsung, penolakan terhadap kemampuan penilaian diri sendiri, dan pengakuan bahwa mereka salah pandang. Biaya secara psikologis jauh lebih menyakitkan daripada kerugian di buku.
Jadi kebanyakan orang lebih memilih "menunggu dan melihat", merasa pasar akan rebound kapan saja, dan bisa membantu mereka keluar dari posisi rugi. Tapi kenyataannya sangat menyakitkan—pasar sama sekali tidak akan berubah arah karena harapanmu.
Kesalahan fatal dalam trading kontrak ada di sini. Tanpa stop loss, satu peristiwa black swan bisa membuatmu kehilangan seluruh modal. Trader yang bertahan lama, stop loss bukan pilihan, melainkan aturan hidup.
Belajar menghadapi kerugian secara langsung, daripada terpaksa keluar karena berfantasi, biayanya jauh lebih kecil.