Sektor cryptocurrency menghadapi periode tekanan yang cukup besar pada awal Desember 2025, dengan Bitcoin mengalami retraksi sebesar 8% dan mencapai US$ 83.824. Penurunan ini berdampak berantai pada pasar yang lebih luas, menyebabkan kapitalisasi total cryptocurrency turun ke level di bawah US$ 3,1 triliun, kehilangan lebih dari US$ 140 miliar hanya dalam 24 jam.
Jejak Kejatuhan di Pasar Kripto
100 mata uang digital teratas mengalami kerugian signifikan sepanjang 2025, dengan depresiasi kolektif mendekati 70%. Situasi ini diperparah oleh peristiwa likuidasi posisi besar senilai US$ 20 miliar pada bulan Oktober, yang mengungkapkan kerentanan struktural di berbagai segmen pasar.
Faktor Makroekonomi di Balik Volatilitas
Para ahli pasar mengidentifikasi berbagai penyebab pergerakan menurun ini. Tekanan makroekonomi global, peningkatan aversi terhadap risiko di kalangan investor institusional, dan sinyal kontradiktif yang dikeluarkan oleh Federal Reserve muncul sebagai katalis utama dari turbulensi ini. Ketidakpastian tentang jalur suku bunga terus mempengaruhi keputusan alokasi sumber daya di segmen aset digital.
Strategi Perlindungan di Masa Volatil
Menghadapi situasi yang menantang ini, para investor mencari alat dan strategi untuk mengurangi risiko. Platform yang diatur menawarkan fitur seperti program staking, strategi rata-rata biaya, dan diversifikasi portofolio untuk membantu navigasi melalui periode turbulen yang menandai pasar crypto yang sedang jatuh. Keinginan untuk tetap berinvestasi selama fluktuasi, dikombinasikan dengan pengelolaan risiko aktif, muncul sebagai pendekatan yang disukai oleh manajer yang lebih berpengalaman.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Kripto Sedang Menurun: Kapitalisasi Turun Di Bawah US$ 3,1 Triliun dengan Bitcoin Menurun
Sektor cryptocurrency menghadapi periode tekanan yang cukup besar pada awal Desember 2025, dengan Bitcoin mengalami retraksi sebesar 8% dan mencapai US$ 83.824. Penurunan ini berdampak berantai pada pasar yang lebih luas, menyebabkan kapitalisasi total cryptocurrency turun ke level di bawah US$ 3,1 triliun, kehilangan lebih dari US$ 140 miliar hanya dalam 24 jam.
Jejak Kejatuhan di Pasar Kripto
100 mata uang digital teratas mengalami kerugian signifikan sepanjang 2025, dengan depresiasi kolektif mendekati 70%. Situasi ini diperparah oleh peristiwa likuidasi posisi besar senilai US$ 20 miliar pada bulan Oktober, yang mengungkapkan kerentanan struktural di berbagai segmen pasar.
Faktor Makroekonomi di Balik Volatilitas
Para ahli pasar mengidentifikasi berbagai penyebab pergerakan menurun ini. Tekanan makroekonomi global, peningkatan aversi terhadap risiko di kalangan investor institusional, dan sinyal kontradiktif yang dikeluarkan oleh Federal Reserve muncul sebagai katalis utama dari turbulensi ini. Ketidakpastian tentang jalur suku bunga terus mempengaruhi keputusan alokasi sumber daya di segmen aset digital.
Strategi Perlindungan di Masa Volatil
Menghadapi situasi yang menantang ini, para investor mencari alat dan strategi untuk mengurangi risiko. Platform yang diatur menawarkan fitur seperti program staking, strategi rata-rata biaya, dan diversifikasi portofolio untuk membantu navigasi melalui periode turbulen yang menandai pasar crypto yang sedang jatuh. Keinginan untuk tetap berinvestasi selama fluktuasi, dikombinasikan dengan pengelolaan risiko aktif, muncul sebagai pendekatan yang disukai oleh manajer yang lebih berpengalaman.