Kantor Jaksa AS secara terbuka membela penyelidikannya terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell, menegaskan bahwa bank sentral berulang kali mengabaikan permintaan informasi terkait kelebihan anggaran dan kesaksian Powell di kongres. Menurut pernyataan kantor tersebut, respons tidak kooperatif dari Fed ini membuat penyelidik tidak punya pilihan selain menempuh mekanisme hukum formal untuk mendapatkan dokumentasi yang diperlukan. Perselisihan ini menyoroti meningkatnya ketegangan mengenai transparansi dan akses informasi dalam aparat kebijakan moneter negara tersebut.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEV_Whisperer
· 9jam yang lalu
The Federal Reserve kembali melakukan ini? Transparansi harus bergantung pada pengacara untuk membuka pintu...
Lihat AsliBalas0
NFTArchaeologist
· 23jam yang lalu
Fed kembali bermain petak umpet? Transparansi ini benar-benar begitu sulit bagi bank sentral?
Lihat AsliBalas0
CrashHotline
· 01-13 03:22
The Federal Reserve kembali menyalahkan pihak lain, transparansi ini benar-benar luar biasa, pola lama birokrasi.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrying
· 01-13 03:19
The Federal Reserve mulai menyalahkan orang lain lagi? Transparansi memang benar-benar barang mewah bagi mereka.
Lihat AsliBalas0
DevChive
· 01-13 03:14
The Federal Reserve kembali berpura-pura mati? Pola ini benar-benar buruk, tidak peduli berapa banyak uang yang dikeluarkan, tidak akan bisa mengubah kondisi ini
Lihat AsliBalas0
ResearchChadButBroke
· 01-13 03:05
fed又在玩躲猫猫,这次被逮个正着哈
Balas0
DefiVeteran
· 01-13 02:59
The Federal Reserve masih bermain petak umpet, lucu banget, tingkat transparansi ini benar-benar di luar batas wajar
Kantor Jaksa AS secara terbuka membela penyelidikannya terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell, menegaskan bahwa bank sentral berulang kali mengabaikan permintaan informasi terkait kelebihan anggaran dan kesaksian Powell di kongres. Menurut pernyataan kantor tersebut, respons tidak kooperatif dari Fed ini membuat penyelidik tidak punya pilihan selain menempuh mekanisme hukum formal untuk mendapatkan dokumentasi yang diperlukan. Perselisihan ini menyoroti meningkatnya ketegangan mengenai transparansi dan akses informasi dalam aparat kebijakan moneter negara tersebut.