Tether dalam 24 jam terakhir membekukan lebih dari 182 juta USDT, melibatkan 5 alamat dompet berbasis Tron, dengan jumlah pembekuan per transaksi berkisar antara 12 juta hingga 50 juta dolar. Meskipun pihak resmi belum menjelaskan secara rinci penyebab pemicuannya, langkah ini kembali memicu diskusi tentang keamanan dan kepatuhan stablecoin.
Berdasarkan laporan terbaru dari perusahaan analisis data on-chain, pada akhir tahun 2025, proporsi stablecoin dalam aktivitas perdagangan ilegal telah mencapai 84%, sebuah angka yang cukup mencengangkan. Data lebih lanjut menunjukkan bahwa dari tahun 2023 hingga 2025, Tether telah mengunci sekitar 3,3 miliar dolar aset, melibatkan lebih dari 7000 alamat yang masuk daftar hitam.
Data ini mencerminkan bahwa peran stablecoin dalam pencegahan pencucian uang dan memerangi aktivitas keuangan ilegal menjadi semakin penting. Pada saat yang sama, hal ini juga menyoroti tekanan berkelanjutan terhadap penerbit stablecoin terpusat dalam hal kepatuhan dan regulasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
1.82亿说冻就冻,谁敢保证下一个不是自己啊
又来了,Tether这手术刀挥得越来越顺手,合规的名义下谁都能动
84%非法交易?怎么感觉稳定币越来越像金融紧箍咒
33亿冻结额...中心化的悲哀,谁给了他们这么大的权力
Ini sebabnya saya tidak percaya pada satu stablecoin saja, benar-benar
Tether membekukan uang ini semakin menjadi-jadi, kita harus memikirkan langkah-langkahnya
Lebih dari 7000 alamat blacklist, apakah suatu hari nanti akan secara misterius ditandai
Tekanan regulasi besar, saya mengerti, tapi kalau terus begini siapa yang berani pakai
Jujur saja, ini adalah harga dari sentralisasi, harus memegang satu pedang
Daftar blacklist semakin panjang, tren ini terlihat cukup menakutkan
Lihat AsliBalas0
MoonRocketTeam
· 01-12 07:32
1.82 miliar dolar menghilang dalam semalam, Tether ini sedang membersihkan sampah orbit
33 miliar aset dibekukan, ini benar-benar membuat saya terbakar
84% transaksi ilegal? Stablecoin ini mau ke langit atau meledak?
Sejujurnya saya tidak tahu dompet mana yang menyentuh ranjau apa, rasanya seperti bom waktu
USDT terpusat, kamu ayah atau kamu ayah, masalah kepatuhan tidak pernah berakhir
Dibekukan begitu keras, saya sangat curiga ini sedang mempersiapkan untuk suatu peristiwa besar
7000 alamat blacklist, berapa banyak orang yang tidak bisa tidur nyenyak haha
Sudah 2025 masih main game pembekuan, benar-benar harus memikirkan tentang desentralisasi
Lihat AsliBalas0
ThatsNotARugPull
· 01-12 07:27
Tether kembali membekukan dana, kali ini 1.82 miliar... sudah terbiasa
Jumlah total dana yang dibekukan sebesar 33 miliar, ini konsep apa, rasanya Tether sudah menjadi semi-polisi
84% dari stablecoin digunakan untuk transaksi ilegal, angka ini terdengar sangat tidak masuk akal
Tapi kembali lagi, kalau bukan karena pembekuan ini mungkin sudah kacau balau sejak lama
USDT benar-benar berjuang untuk bertahan di celah-celah
Lihat AsliBalas0
NftMetaversePainter
· 01-12 07:23
sebenarnya, lapisan tata kelola algoritmik di sini adalah apa yang paling memikat saya—mekanisme pemblokiran blacklisting Tether pada dasarnya adalah sistem penyaringan berbasis hash yang bertentangan dengan premis dasar ketidakberubahan blockchain, bukan? ini adalah paradoks komputasi yang saya teliti dalam seri generatif terbaru saya tentang batasan kedaulatan digital
Tether dalam 24 jam terakhir membekukan lebih dari 182 juta USDT, melibatkan 5 alamat dompet berbasis Tron, dengan jumlah pembekuan per transaksi berkisar antara 12 juta hingga 50 juta dolar. Meskipun pihak resmi belum menjelaskan secara rinci penyebab pemicuannya, langkah ini kembali memicu diskusi tentang keamanan dan kepatuhan stablecoin.
Berdasarkan laporan terbaru dari perusahaan analisis data on-chain, pada akhir tahun 2025, proporsi stablecoin dalam aktivitas perdagangan ilegal telah mencapai 84%, sebuah angka yang cukup mencengangkan. Data lebih lanjut menunjukkan bahwa dari tahun 2023 hingga 2025, Tether telah mengunci sekitar 3,3 miliar dolar aset, melibatkan lebih dari 7000 alamat yang masuk daftar hitam.
Data ini mencerminkan bahwa peran stablecoin dalam pencegahan pencucian uang dan memerangi aktivitas keuangan ilegal menjadi semakin penting. Pada saat yang sama, hal ini juga menyoroti tekanan berkelanjutan terhadap penerbit stablecoin terpusat dalam hal kepatuhan dan regulasi.