Cara Membaca Laporan Laba Rugi: Panduan Lengkap untuk Investor dan Pengusaha

Jika Anda adalah investor atau pengusaha, memahami laporan laba rugi (Profit and Loss Statement atau P&L) merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki, karena dokumen ini akan memberi tahu Anda apakah bisnis atau perusahaan benar-benar menghasilkan uang dan dari mana asalnya.

Apa itu P&L? Mengapa Penting

Laporan laba rugi atau laporan laba rugi adalah dokumen keuangan penting yang menunjukkan kinerja operasional bisnis dalam periode tertentu (mungkin bulanan, kuartalan, atau tahunan)

Dokumen ini memiliki tiga bagian utama:

  • Total Pendapatan (Total Revenue): uang yang diperoleh bisnis dari penjualan produk atau layanan
  • Total Biaya (Total Expenses): uang yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis
  • Laba/Rugi (Profit or Loss): selisih antara pendapatan dan biaya

Mengapa manajemen perlu melihat laporan ini?

Laporan laba rugi membantu Anda melihat secara jelas:

  • Apakah bisnis Anda menghasilkan laba atau tidak
  • Dari bagian mana laba tersebut berasal (misalnya produk A atau layanan B)
  • Bagian biaya mana yang terlalu tinggi dan dapat dikurangi
  • Strategi bisnis apa yang perlu diubah agar lebih menguntungkan

Ketika Anda tahu dari mana laba berasal, Anda dapat merencanakan pertumbuhan dengan tujuan yang jelas.

Rumus Dasar: Mudah tapi Efektif

Pemahaman dasar laporan laba rugi dapat dilakukan dengan rumus ini:

Total Pendapatan - Total Biaya = Laba (atau rugi)

Jika hasilnya positif = laba | jika hasilnya negatif = rugi

Struktur laporan laba rugi: apa yang dikatakan setiap bagian?

Sebenarnya, laporan ini tidak hanya menggabungkan pendapatan dan mengurangi biaya untuk mendapatkan laba bersih. Ada beberapa tingkat laba (Profit Levels) yang masing-masing memberi cerita berbeda:

Tingkat pertama: Laba Kotor (Gross Profit)

Rumus: Pendapatan dari penjualan - Harga pokok penjualan = Laba kotor

Angka ini menunjukkan bahwa setelah mengurangi biaya barang, perusahaan masih menyisakan berapa untuk digunakan membayar biaya lain

Contoh: Perusahaan menjual barang senilai 1 juta Baht, biaya produksi 600.000 Baht → Laba kotor = 400.000 Baht

Tingkat kedua: Laba Operasi (Operating Profit / EBIT)

Rumus: Laba kotor - biaya penjualan - biaya administrasi = Laba dari operasi

Ini adalah laba yang benar-benar dihasilkan dari kegiatan operasional bisnis Anda (sebelum memperhitungkan biaya keuangan dan pajak)

Angka ini membantu Anda melihat apakah “orang ini cukup pandai mengelola bisnis?”

Tingkat ketiga: Laba Bersih (Net Profit / Net Income)

Rumus: Total pendapatan - total biaya (termasuk bunga, pajak, dll) = Laba bersih

Ini adalah angka yang “paling penting” - laba yang benar-benar diterima pemilik perusahaan setelah semua dikurangi

Struktur detail laporan laba rugi

Contoh penyusunan laporan keuangan jenis ini biasanya seperti ini:

**Item Akun Jumlah**
Pendapatan dari penjualan dan jasa xxx
Kurang: Harga pokok penjualan (xxx)
= Laba kotor xxx
Tambah: Pendapatan lain-lain xxx
Kurang: Biaya penjualan (xxx)
Kurang: Biaya administrasi (xxx)
= EBIT (Laba sebelum bunga dan pajak) xxx
Kurang: Biaya keuangan (xxx)
= EBT (Laba sebelum pajak) xxx
Kurang: Pajak penghasilan (xxx)
= Laba bersih (Laba bersih) xxx

Penjelasan setiap item

  • Pendapatan dari penjualan: uang yang diterima dari pelanggan dari produk/layanan
  • Harga pokok penjualan: biaya bahan baku, tenaga kerja, biaya produksi nyata
  • Pendapatan lain-lain: bunga yang diperoleh dari deposito bank, dividen dari saham, sewa
  • Biaya penjualan: iklan, pemasaran, ongkos kirim, komisi
  • Biaya administrasi: gaji, sewa kantor, pelatihan, utilitas

Format penulisan laporan laba rugi

Laporan keuangan P&L ini memiliki 2 format:

1. Format laporan (Report Form)

Disusun berjenjang dari atas ke bawah:

  • Bagian 1: Total pendapatan
  • Bagian 2: Total biaya
  • Bagian 3: Laba/rugi bersih

Kelebihan: Mudah dibaca, gambaran lengkap, cocok untuk analisis

2. Format akun (Account Form)

Disusun dalam bentuk T, dengan pendapatan di kanan dan biaya di kiri

Kelebihan: Jelas dan sesuai standar akuntansi internasional, diakui oleh lembaga keuangan dan auditor

Cara membaca dan menganalisis laporan laba rugi

Langkah 1: Periksa tanggal dan periode

Pastikan laporan ini milik periode mana, dari kapan sampai kapan, misalnya:

  • “Laporan laba rugi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2566”
  • Artinya menunjukkan hasil dari 1 Januari 2566 sampai 31 Desember 2566

Informasi ini penting karena banyak perusahaan memiliki “tahun buku” yang tidak sama dengan tahun kalender

Langkah 2: Bandingkan pendapatan dan biaya

Lihat apakah pendapatan lebih besar atau lebih kecil dari biaya:

  • Pendapatan > biaya = laba (baik)
  • Pendapatan < biaya = rugi (harus diwaspadai)
  • Pendapatan = biaya = untuk (tidak untung tidak rugi)

Langkah 3: Telusuri sumber pendapatan

Tidak semua pendapatan berasal dari penjualan utama. Dengan memahami sumber pendapatan yang berbeda, Anda tahu apa yang menjadi andalan bisnis ini, misalnya:

  • Bank mungkin mendapatkan pendapatan besar dari bunga, bukan biaya administrasi
  • Toko online mungkin mendapatkan pendapatan dari penjualan barang, bukan dari layanan keanggotaan

Langkah 4: Analisis biaya

Lihat berapa persen dari pendapatan yang digunakan untuk masing-masing biaya:

  • Biaya tinggi = peluang untuk dikurangi
  • Biaya yang proporsional = pengelolaan baik

Contoh: Jika pendapatan 1 juta Baht dan biaya bulanan 500.000 Baht, berarti biaya 50% dari pendapatan

Contoh analisis nyata

Misalnya perusahaan X menyusun laporan laba rugi tahun 2566:

  • Pendapatan total: 100 juta Baht
  • Harga pokok penjualan: 40 juta Baht
  • Laba kotor: 60 juta Baht
  • Biaya administrasi: 20 juta Baht
  • Biaya lain-lain: 10 juta Baht
  • Laba bersih: 30 juta Baht

Pelajaran yang didapat:

  1. Laba kotor 60% → menunjukkan margin yang cukup tinggi
  2. Biaya sekitar 30% → pengelolaan baik
  3. Laba bersih 30% → hasil yang sangat baik

Kesalahan yang harus dihindari

  1. Hanya melihat laba bersih saja ← Salah, harus lihat Gross Profit dan Operating Profit juga
  2. Membandingkan laba absolut perusahaan A dan B ← Harus pakai persentase
  3. Lupa melihat laporan keuangan lain ← P&L penting, tapi harus dilihat bersama Balance Sheet dan Cash Flow

Kesimpulan

Laporan laba rugi (Profit and Loss Statement) adalah dokumen keuangan penting yang membantu investor dan manajemen memahami posisi keuangan bisnis. Membaca dan menganalisis laporan ini dengan benar akan membantu Anda membuat keputusan investasi atau pengembangan strategi bisnis yang lebih cerdas.

Namun, jangan hanya bergantung pada laporan laba rugi saja. Bacalah bersama dokumen keuangan lain dan pertimbangkan faktor lain seperti kondisi pasar, kualitas tim manajemen, dan potensi pertumbuhan agar mendapatkan gambaran yang lengkap dan dapat mengambil keputusan dengan percaya diri.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)