Sebelum berinvestasi di pasar saham, pengetahuan dasar dari membaca buku sangat penting seperti pelindung di medan perang. Setiap buku investasi tidak memiliki informasi yang sama. Beberapa cocok untuk pemula, beberapa membutuhkan pengetahuan tingkat menengah, dan beberapa mendalam hingga tingkat dewa. Memilih dengan tepat akan membantu Anda menemukan gaya investasi Anda sendiri lebih cepat.
Kelas Investasi Saham: 5 Buku yang Akan Mengubah Perspektif Anda
1. Menanam Saham untuk Hasil yang Berkelanjutan - Fondasi yang Kuat
Penulis: Anda Kavi Chukijkasem | Level: ⭐⭐⭐⭐⭐
Buku investasi ini adalah panduan dasar yang nyata. Dirancang agar investor pemula dapat memahami prinsip investasi berbasis nilai (Value Investing) dengan jelas.
Mengapa harus membaca: Bahasa penulisan sederhana, contoh menggunakan saham Thailand semua, memberikan contoh analisis P/E, P/BV, ROE. Anda Kavi Chukijkasem adalah pelopor konsep VI (Value Investor) di Thailand dan merupakan Wakil Direktur Manajemen di Kasikorn Securities. Buku ini telah dicetak ulang sebanyak 12 kali.
Cocok untuk: Pemula yang baru memulai investasi dan ingin belajar dari nol, sebagai buku investasi pertama mereka.
Kelemahan: Isi hanya pada tingkat dasar, tidak mendalam ke teknik tingkat tinggi.
2. The Intelligent Investor - Kitab Klasik dari Amerika
Penulis: Benjamin Graham | Level: ⭐⭐⭐⭐
Jika buku investasi memiliki bagian awal dan akhir, buku ini adalah bagian akhirnya. Ditulis sejak tahun 1949, tetapi prinsip utama investasi tetap relevan. Benjamin Graham dianggap sebagai bapak investasi berbasis nilai.
Mengapa harus membaca: Filosofi investasi yang mengutamakan rasionalitas daripada emosi. Graham mencapai rata-rata pengembalian 20% per tahun antara 1936-1956, sementara pasar hanya 12,2% per tahun. Warren Buffett, investor terbesar di dunia, menyebut buku ini sebagai buku investasi terbaik.
Cocok untuk: Mereka yang memiliki pengetahuan tingkat menengah dan ingin memahami filosofi investasi yang sesungguhnya.
Kelemahan: Bahasa Inggris menggunakan istilah kompleks, terjemahan bahasa Indonesia sebagian sulit dipahami. Contohnya berupa saham asing, sehingga mungkin kurang relevan dengan pasar saham Thailand.
3. Breakout - Strategi bermain saham dalam kondisi krisis
Penulis: Dr. Nivesh Mewachirawarakorn | Level: ⭐⭐⭐⭐⭐
Dr. Nivesh Mewachirawarakorn adalah orang Thailand pertama yang memperkenalkan konsep Value Investing. Buku “Breakout” yang terbit tahun 2542 BE menjadi legenda dalam buku investasi dan menginspirasi banyak investor generasi berikutnya.
Mengapa harus membaca: Isi terbagi dalam berbagai gaya, seperti mendengarkan pengalaman langsung dari ahli. Penyusunan isi yang jelas. Dr. Nivesh telah menulis lebih dari 15 buku.
Cocok untuk: Pemula yang ingin memiliki pilihan pusat. Gaya penulisan Dr. Nivesh akan membantu Anda menemukan gaya sendiri.
Kelemahan: Isi belum mendalam secara detail, hanya gambaran umum tentang bermain saham. Mungkin tidak cukup untuk yang ingin masuk ke teknik nyata.
4. Lebih dari Wall Street - Melihat saham yang belum dikenal orang
Penulis: Peter Lynch & John Rothchild | Level: ⭐⭐⭐⭐
Peter Lynch, manajer Magellan Fund selama 13 tahun, mengembangkan dana dari 18 juta menjadi 14 miliar dolar. Buku ini merangkum teknik mencari saham berpotensi tinggi yang tersembunyi.
Mengapa harus membaca: Buku investasi komprehensif, membagi saham menjadi 6 kategori (Lambat tumbuh, Kuat, Cepat tumbuh, Siklus, Pemulihan, Aset besar). Cara membaca laporan keuangan dan angka penting. Berbeda dari buku lain yang fokus pada saham “sampah” yang belum dikenal orang.
Cocok untuk: Investor berpengalaman yang ingin belajar analisis fundamental.
Kelemahan: Terjemahan bahasa Indonesia kadang sulit dipahami, contoh seluruhnya saham asing.
5. Ilmu Buffett - Mengungkap Rahasia Investasi Kaisar Saham
Penulis: Mary Buffett & David Clark | Level: ⭐⭐⭐⭐⭐
Warren Buffett, investor terkaya di dunia, rahasia tekniknya sangat tertutup. Buku ini ditulis oleh mantan menantu Buffett yang mengungkapkan cara investasinya.
Mengapa harus membaca: Dibagi menjadi 2 bagian, bagian pertama menilai saham secara kualitas, bagian kedua cukup mendalam tentang perhitungan (DCF - Discount Cash Flow). Buffett melihat saham sebagai bagian dari bisnis, bukan sekadar membeli aset.
Cocok untuk: Investor yang sudah cukup berpengalaman, memahami dasar, dan ingin belajar tingkat tinggi.
Kelemahan: Isi dirancang untuk investasi jangka panjang (10+ tahun), membutuhkan analisis kompleks dan faktor banyak, sulit dipahami.
Cara memilih buku investasi yang sesuai
Mengapa pemula harus membaca buku
Pemula yang belajar sebelum masuk pasar biasanya dapat menghindari kesalahan yang dialami orang lain. Buku investasi yang bagus akan menceritakan kegagalan yang harus dihindari investor. Semakin banyak belajar dari orang lain, semakin kuat pelindungnya. Meski begitu, tidak menjamin tidak akan mengulangi kesalahan.
Jika tidak membaca buku, apakah bisa berinvestasi
Bisa, tetapi lebih sulit. Salah satu pilihan adalah berinvestasi di reksa dana, memilih yang baik dan dikelola manajer. Tapi, saya sarankan apapun pilihan Anda, membaca buku investasi tetap penting. Tidak ada yang lahir dengan pengetahuan pasar saham dan strategi trading.
Memilih buku Indonesia atau luar negeri
Disarankan mulai dari buku dari penulis Indonesia karena:
Gaya penulisan mudah dipahami dalam bahasa Indonesia
Contoh menggunakan saham Indonesia, relevan dengan pasar saham Indonesia
Buku terjemahan dari luar negeri kadang mengubah makna
Setelah memahami dasar dengan baik, baru pelajari buku dari para ahli luar negeri.
3 Mekanisme utama untuk mengalahkan pasar saham
1. Mengatur waktu (Market Timing): Memilih waktu beli dan jual yang tepat, berlaku untuk jangka panjang dan pendek, tren naik dan turun.
2. Memilih aset yang baik (Asset Selection): Jika memilih saham tapi tidak naik, Anda akan rugi karena inflasi.
3. Mengatur alokasi aset (Asset Allocation): Diversifikasi investasi antara obligasi, saham, properti sesuai rencana. Membantu mengurangi volatilitas dan meningkatkan portofolio jangka panjang.
Panduan untuk pemula yang belajar berinvestasi
Mulai dari buku ringan: Pelajari dasar dari buku investasi untuk membangun fondasi pemahaman.
Latihan trading simulasi: Coba program demo dulu, ingin tahu bisa atau tidak.
Mulai dari pasar terdekat: Pelajari saham Thailand di pasar saham Thailand terlebih dahulu.
Pelan-pelan maju: Setelah paham dasar, pelajari saham luar negeri dan teknik trading tingkat tinggi.
Temukan gaya sendiri: Dari membaca banyak buku, Anda akan tahu mana yang cocok.
Ringkasan
Membaca buku investasi bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga menemukan jati diri investor sejati. Setiap buku menawarkan gaya dan sudut pandang berbeda. Tidak ada satu rumus yang cocok untuk semua orang. Tapi dari 5 buku yang disarankan ini, Anda akan melihat berbagai pola investasi dan secara perlahan membangun contoh diri sendiri. Jadikan buku investasi sebagai langkah awal, dan pengalaman langsung sebagai guru selanjutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mari pilih buku investasi saham yang cocok denganmu - 5 hal yang harus dibaca tahun 2025
Sebelum berinvestasi di pasar saham, pengetahuan dasar dari membaca buku sangat penting seperti pelindung di medan perang. Setiap buku investasi tidak memiliki informasi yang sama. Beberapa cocok untuk pemula, beberapa membutuhkan pengetahuan tingkat menengah, dan beberapa mendalam hingga tingkat dewa. Memilih dengan tepat akan membantu Anda menemukan gaya investasi Anda sendiri lebih cepat.
Kelas Investasi Saham: 5 Buku yang Akan Mengubah Perspektif Anda
1. Menanam Saham untuk Hasil yang Berkelanjutan - Fondasi yang Kuat
Penulis: Anda Kavi Chukijkasem | Level: ⭐⭐⭐⭐⭐
Buku investasi ini adalah panduan dasar yang nyata. Dirancang agar investor pemula dapat memahami prinsip investasi berbasis nilai (Value Investing) dengan jelas.
Mengapa harus membaca: Bahasa penulisan sederhana, contoh menggunakan saham Thailand semua, memberikan contoh analisis P/E, P/BV, ROE. Anda Kavi Chukijkasem adalah pelopor konsep VI (Value Investor) di Thailand dan merupakan Wakil Direktur Manajemen di Kasikorn Securities. Buku ini telah dicetak ulang sebanyak 12 kali.
Cocok untuk: Pemula yang baru memulai investasi dan ingin belajar dari nol, sebagai buku investasi pertama mereka.
Kelemahan: Isi hanya pada tingkat dasar, tidak mendalam ke teknik tingkat tinggi.
2. The Intelligent Investor - Kitab Klasik dari Amerika
Penulis: Benjamin Graham | Level: ⭐⭐⭐⭐
Jika buku investasi memiliki bagian awal dan akhir, buku ini adalah bagian akhirnya. Ditulis sejak tahun 1949, tetapi prinsip utama investasi tetap relevan. Benjamin Graham dianggap sebagai bapak investasi berbasis nilai.
Mengapa harus membaca: Filosofi investasi yang mengutamakan rasionalitas daripada emosi. Graham mencapai rata-rata pengembalian 20% per tahun antara 1936-1956, sementara pasar hanya 12,2% per tahun. Warren Buffett, investor terbesar di dunia, menyebut buku ini sebagai buku investasi terbaik.
Cocok untuk: Mereka yang memiliki pengetahuan tingkat menengah dan ingin memahami filosofi investasi yang sesungguhnya.
Kelemahan: Bahasa Inggris menggunakan istilah kompleks, terjemahan bahasa Indonesia sebagian sulit dipahami. Contohnya berupa saham asing, sehingga mungkin kurang relevan dengan pasar saham Thailand.
3. Breakout - Strategi bermain saham dalam kondisi krisis
Penulis: Dr. Nivesh Mewachirawarakorn | Level: ⭐⭐⭐⭐⭐
Dr. Nivesh Mewachirawarakorn adalah orang Thailand pertama yang memperkenalkan konsep Value Investing. Buku “Breakout” yang terbit tahun 2542 BE menjadi legenda dalam buku investasi dan menginspirasi banyak investor generasi berikutnya.
Mengapa harus membaca: Isi terbagi dalam berbagai gaya, seperti mendengarkan pengalaman langsung dari ahli. Penyusunan isi yang jelas. Dr. Nivesh telah menulis lebih dari 15 buku.
Cocok untuk: Pemula yang ingin memiliki pilihan pusat. Gaya penulisan Dr. Nivesh akan membantu Anda menemukan gaya sendiri.
Kelemahan: Isi belum mendalam secara detail, hanya gambaran umum tentang bermain saham. Mungkin tidak cukup untuk yang ingin masuk ke teknik nyata.
4. Lebih dari Wall Street - Melihat saham yang belum dikenal orang
Penulis: Peter Lynch & John Rothchild | Level: ⭐⭐⭐⭐
Peter Lynch, manajer Magellan Fund selama 13 tahun, mengembangkan dana dari 18 juta menjadi 14 miliar dolar. Buku ini merangkum teknik mencari saham berpotensi tinggi yang tersembunyi.
Mengapa harus membaca: Buku investasi komprehensif, membagi saham menjadi 6 kategori (Lambat tumbuh, Kuat, Cepat tumbuh, Siklus, Pemulihan, Aset besar). Cara membaca laporan keuangan dan angka penting. Berbeda dari buku lain yang fokus pada saham “sampah” yang belum dikenal orang.
Cocok untuk: Investor berpengalaman yang ingin belajar analisis fundamental.
Kelemahan: Terjemahan bahasa Indonesia kadang sulit dipahami, contoh seluruhnya saham asing.
5. Ilmu Buffett - Mengungkap Rahasia Investasi Kaisar Saham
Penulis: Mary Buffett & David Clark | Level: ⭐⭐⭐⭐⭐
Warren Buffett, investor terkaya di dunia, rahasia tekniknya sangat tertutup. Buku ini ditulis oleh mantan menantu Buffett yang mengungkapkan cara investasinya.
Mengapa harus membaca: Dibagi menjadi 2 bagian, bagian pertama menilai saham secara kualitas, bagian kedua cukup mendalam tentang perhitungan (DCF - Discount Cash Flow). Buffett melihat saham sebagai bagian dari bisnis, bukan sekadar membeli aset.
Cocok untuk: Investor yang sudah cukup berpengalaman, memahami dasar, dan ingin belajar tingkat tinggi.
Kelemahan: Isi dirancang untuk investasi jangka panjang (10+ tahun), membutuhkan analisis kompleks dan faktor banyak, sulit dipahami.
Cara memilih buku investasi yang sesuai
Mengapa pemula harus membaca buku
Pemula yang belajar sebelum masuk pasar biasanya dapat menghindari kesalahan yang dialami orang lain. Buku investasi yang bagus akan menceritakan kegagalan yang harus dihindari investor. Semakin banyak belajar dari orang lain, semakin kuat pelindungnya. Meski begitu, tidak menjamin tidak akan mengulangi kesalahan.
Jika tidak membaca buku, apakah bisa berinvestasi
Bisa, tetapi lebih sulit. Salah satu pilihan adalah berinvestasi di reksa dana, memilih yang baik dan dikelola manajer. Tapi, saya sarankan apapun pilihan Anda, membaca buku investasi tetap penting. Tidak ada yang lahir dengan pengetahuan pasar saham dan strategi trading.
Memilih buku Indonesia atau luar negeri
Disarankan mulai dari buku dari penulis Indonesia karena:
Setelah memahami dasar dengan baik, baru pelajari buku dari para ahli luar negeri.
3 Mekanisme utama untuk mengalahkan pasar saham
1. Mengatur waktu (Market Timing): Memilih waktu beli dan jual yang tepat, berlaku untuk jangka panjang dan pendek, tren naik dan turun.
2. Memilih aset yang baik (Asset Selection): Jika memilih saham tapi tidak naik, Anda akan rugi karena inflasi.
3. Mengatur alokasi aset (Asset Allocation): Diversifikasi investasi antara obligasi, saham, properti sesuai rencana. Membantu mengurangi volatilitas dan meningkatkan portofolio jangka panjang.
Panduan untuk pemula yang belajar berinvestasi
Mulai dari buku ringan: Pelajari dasar dari buku investasi untuk membangun fondasi pemahaman.
Latihan trading simulasi: Coba program demo dulu, ingin tahu bisa atau tidak.
Mulai dari pasar terdekat: Pelajari saham Thailand di pasar saham Thailand terlebih dahulu.
Pelan-pelan maju: Setelah paham dasar, pelajari saham luar negeri dan teknik trading tingkat tinggi.
Temukan gaya sendiri: Dari membaca banyak buku, Anda akan tahu mana yang cocok.
Ringkasan
Membaca buku investasi bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga menemukan jati diri investor sejati. Setiap buku menawarkan gaya dan sudut pandang berbeda. Tidak ada satu rumus yang cocok untuk semua orang. Tapi dari 5 buku yang disarankan ini, Anda akan melihat berbagai pola investasi dan secara perlahan membangun contoh diri sendiri. Jadikan buku investasi sebagai langkah awal, dan pengalaman langsung sebagai guru selanjutnya.