Zakat adalah salah satu dari lima rukun Islam, dan merupakan kewajiban yang tidak gugur bagi Muslim yang memiliki kekayaan mencapai batas minimum yang ditetapkan syariat. Dengan menyebarnya emas sebagai alat tabungan yang aman terhadap inflasi dan krisis ekonomi, muncul banyak pertanyaan tentang cara menghitung zakatnya dan menentukan siapa yang wajib mengeluarkannya. Panduan ini menjelaskan semua hal terkait zakat emas secara praktis dan mudah.
Memahami Dasar-Dasar Zakat Emas
Emas bukan sekadar logam perhiasan, melainkan dianggap kekayaan nyata dan penyimpan nilai sepanjang sejarah. Syariat Islam mewajibkan Muslim mengeluarkan 2.5% dari nilai emasnya jika memenuhi syarat tertentu. Persentase ini tetap sama tanpa memandang bentuk atau jenis emas.
Nabi صلى الله عليه وسلم memperingatkan dengan keras: “Tidak ada pemilik emas maupun perak yang tidak menunaikan haknya kecuali hari kiamat akan dihadapkan kepadanya lembaran-lembaran api.” Ini menunjukkan pentingnya secara agama untuk menunaikan kewajiban ini.
Nishab Emas: Batas Minimum Zakat
Nishab emas adalah 85 gram emas murni. Artinya, jika Anda memiliki 85 gram atau lebih dari emas murni dan telah dimiliki selama satu tahun hijriyah penuh, maka wajib zakat atasnya.
Namun, emas memiliki tingkat kemurnian yang berbeda:
Karat Emas
Persentase Kemurnian
Nishab Emas
24 karat
100%
85 gram
21 karat
87.5%
97 gram
18 karat
75%
113 gram
Jika Anda memiliki emas dengan karat kurang dari 24, harus mengubah beratnya ke setara emas murni untuk menentukan apakah sudah mencapai nishab.
Cara Menghitung Zakat Emas: Langkah Demi Langkah
Langkah pertama: Tentukan berat emas murni yang sebenarnya
Jika Anda memiliki 150 gram emas karat 21:
Berat × Persentase Kemurnian = Emas Murni
150 × 0.875 = 131.25 gram emas murni
Langkah kedua: Ketahui harga pasar
Misalnya, harga per gram emas murni hari ini adalah 500 riyal Saudi:
131.25 × 500 = 65.625 riyal Saudi
Langkah ketiga: Hitung zakat
65.625 × 2.5% = 1.640,625 riyal Saudi (sekitar 1.641 riyal)
Contoh Praktis Menghitung Zakat
Contoh 1: Emas karat 24
Memiliki 120 gram emas murni (karat 24), dan harga per gram 450 riyal:
Nilai total: 120 × 450 = 54.000 riyal
Zakat wajib: 54.000 × 2.5% = 1.350 riyal
Contoh 2: Emas karat 18
Memiliki 200 gram emas karat 18 (kemurnian 75%), dan harga per gram 400 riyal:
Emas murni: 200 × 0.75 = 150 gram
Nilai: 150 × 400 = 60.000 riyal
Zakat: 60.000 × 2.5% = 1.500 riyal
Contoh 3: Batangan emas
Memiliki 95 gram batangan emas murni (karat 24), dan harga 550 riyal per gram:
Nilai: 95 × 550 = 52.250 riyal
Zakat: 52.250 × 2.5% = 1.306,25 riyal
Jenis Emas dan Hukum Zakatnya
Emas yang disimpan untuk tabungan atau investasi
Emas ini berupa batangan, koin, atau dana investasi emas. Zakat wajib atasnya berdasarkan kesepakatan mayoritas ulama jika mencapai nishab. Termasuk juga:
Dana indeks saham ETF emas
Saham perusahaan pertambangan (jika untuk tabungan)
Emas yang disembunyikan untuk menambah modal
( Perhiasan yang digunakan untuk perhiasan sehari-hari
Di sini berbeda pendapat:
Mayoritas ulama )Maliki, Syafi’i, Hanbali###: Tidak wajib zakat atas perhiasan wanita jika digunakan untuk keperluan biasa, karena mirip pakaian dan alat pribadi.
Hanafi: Wajib zakat atas semua emas, termasuk perhiasan.
Sebagian Maliki: Wajib zakat sekali saja atas perhiasan emas.
( Emas pria
Emas haram bagi pria dalam Islam )baik sebagai perhiasan maupun lainnya###, tetapi jika pria memiliki emas karena alasan apa pun, zakat tetap wajib meskipun kepemilikan itu haram.
Syarat-Syarat Wajib Zakat
Kepemilikan penuh: harus memiliki emas secara penuh tanpa sengketa
Nishab tercapai: minimal 85 gram emas murni
Hampir satu tahun hijriyah: telah berlalu satu tahun penuh sejak memiliki emas
Muslim dewasa dan berakal: zakat wajib bagi Muslim dewasa dan berakal
Emas bersih dari hal haram: tidak boleh emas yang bercampur dengan riba atau yang haram
Siapa yang Berhak Menerima Zakat Emas?
Syariat menentukan delapan golongan penerima zakat:
1. Fakir: yang tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari
2. Miskin: yang memiliki sedikit kekayaan untuk memenuhi kebutuhan tetapi pendapatannya tidak cukup
3. Amil zakat: petugas pengumpul dan pembagi zakat
4. Muallaf: yang diberikan untuk memperkuat iman atau mengurangi kejahatan mereka
5. Riqab: untuk membebaskan budak dan orang yang sedang dalam perjanjian
6. Gharim: yang terbebani utang dan tidak mampu membayar
7. Fi Sabilillah: untuk kepentingan Islam dan pertahanan umat
8. Ibnu Sabil: musafir yang terputus dari hartanya di negeri orang
Siapa yang Tidak Berhak Menerima Zakat Emas?
Ada golongan yang tidak boleh diberi zakat:
Keluarga Nabi صلى الله عليه وسلم dan Banu Hasyim: zakat adalah najis dan tidak halal bagi mereka
Orang kaya: yang sudah cukup kekayaannya dan penghasilannya
Orang mampu bekerja malas: yang mampu mencari nafkah tetapi malas
Kafir: zakat tidak diberikan kepada non-Muslim
Orang yang menjadi tanggungan nafkah: orang tua, istri, dan anak-anak - harus ditanggung dari harta pribadi
Aturan Syariat dalam Mengeluarkan Zakat
Harus mengikuti aturan berikut saat menunaikan zakat:
Jangan menundanya tanpa alasan setelah mencapai nishab dan telah lewat satu tahun
Jangan menghitung zakat dari utang lama
Jangan mengeluarkan zakat ke luar delapan golongan yang ditentukan
Jauhkan dari ria dan pamer
Jangan mengurangi berat atau harga emas untuk menghindari zakat
Keluarkan zakat secara utuh tanpa pengurangan
Pertanyaan Umum
Q: Apakah zakat wajib atas dana investasi emas ETF?
Ya, jika dana tersebut didukung oleh emas nyata. Zakatkan sebesar 2.5% dari nilai pasar saat mencapai nishab dan telah lewat satu tahun.
Q: Bagaimana menghitung zakat dari emas campuran dengan karat berbeda?
Hitung emas murni dari setiap karat secara terpisah, lalu jumlahkan hasilnya. Misalnya: 50 gram karat 24 + 100 gram karat 18 = 50 + 75 = 125 gram emas murni.
Q: Kapan harus mengeluarkan zakat - di awal atau akhir tahun?
Disarankan mengeluarkan saat satu tahun penuh telah berlalu. Tidak wajib sebelum selesai satu tahun, tetapi boleh dipercepat asalkan dikeluarkan secara utuh.
Q: Apakah zakat wajib atas emas warisan?
Ya, jika mencapai nishab sendiri atau bersama emas lain yang dimiliki, dan hitung tahun zakat dari saat memilikinya.
Q: Apakah boleh menunaikan zakat dengan uang tunai sebagai pengganti emas?
Boleh, dengan syarat uang tersebut setara dengan harga emas di pasar saat menunaikan zakat.
Kesimpulan
Zakat emas adalah kewajiban bagi Muslim yang memiliki 85 gram atau lebih emas murni selama satu tahun hijriyah penuh. Persentase zakat adalah 2.5% dari nilai emas di pasar. Zakat mencakup semua bentuk emas, baik perhiasan, batangan, maupun investasi emas. Hanya diberikan kepada delapan golongan yang ditentukan syariat, dan tidak boleh ditunda setelah mencapai nishab dan waktu satu tahun. Dengan menunaikan zakat secara ikhlas, Muslim membersihkan hartanya dan mewujudkan solidaritas sosial di masyarakat Islam.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Praktis Menghitung Zakat Emas: Semua yang Perlu Anda Ketahui
Zakat adalah salah satu dari lima rukun Islam, dan merupakan kewajiban yang tidak gugur bagi Muslim yang memiliki kekayaan mencapai batas minimum yang ditetapkan syariat. Dengan menyebarnya emas sebagai alat tabungan yang aman terhadap inflasi dan krisis ekonomi, muncul banyak pertanyaan tentang cara menghitung zakatnya dan menentukan siapa yang wajib mengeluarkannya. Panduan ini menjelaskan semua hal terkait zakat emas secara praktis dan mudah.
Memahami Dasar-Dasar Zakat Emas
Emas bukan sekadar logam perhiasan, melainkan dianggap kekayaan nyata dan penyimpan nilai sepanjang sejarah. Syariat Islam mewajibkan Muslim mengeluarkan 2.5% dari nilai emasnya jika memenuhi syarat tertentu. Persentase ini tetap sama tanpa memandang bentuk atau jenis emas.
Nabi صلى الله عليه وسلم memperingatkan dengan keras: “Tidak ada pemilik emas maupun perak yang tidak menunaikan haknya kecuali hari kiamat akan dihadapkan kepadanya lembaran-lembaran api.” Ini menunjukkan pentingnya secara agama untuk menunaikan kewajiban ini.
Nishab Emas: Batas Minimum Zakat
Nishab emas adalah 85 gram emas murni. Artinya, jika Anda memiliki 85 gram atau lebih dari emas murni dan telah dimiliki selama satu tahun hijriyah penuh, maka wajib zakat atasnya.
Namun, emas memiliki tingkat kemurnian yang berbeda:
Jika Anda memiliki emas dengan karat kurang dari 24, harus mengubah beratnya ke setara emas murni untuk menentukan apakah sudah mencapai nishab.
Cara Menghitung Zakat Emas: Langkah Demi Langkah
Langkah pertama: Tentukan berat emas murni yang sebenarnya
Jika Anda memiliki 150 gram emas karat 21:
Langkah kedua: Ketahui harga pasar
Misalnya, harga per gram emas murni hari ini adalah 500 riyal Saudi:
Langkah ketiga: Hitung zakat
Contoh Praktis Menghitung Zakat
Contoh 1: Emas karat 24
Memiliki 120 gram emas murni (karat 24), dan harga per gram 450 riyal:
Contoh 2: Emas karat 18
Memiliki 200 gram emas karat 18 (kemurnian 75%), dan harga per gram 400 riyal:
Contoh 3: Batangan emas
Memiliki 95 gram batangan emas murni (karat 24), dan harga 550 riyal per gram:
Jenis Emas dan Hukum Zakatnya
Emas yang disimpan untuk tabungan atau investasi
Emas ini berupa batangan, koin, atau dana investasi emas. Zakat wajib atasnya berdasarkan kesepakatan mayoritas ulama jika mencapai nishab. Termasuk juga:
( Perhiasan yang digunakan untuk perhiasan sehari-hari
Di sini berbeda pendapat:
( Emas pria
Emas haram bagi pria dalam Islam )baik sebagai perhiasan maupun lainnya###, tetapi jika pria memiliki emas karena alasan apa pun, zakat tetap wajib meskipun kepemilikan itu haram.
Syarat-Syarat Wajib Zakat
Siapa yang Berhak Menerima Zakat Emas?
Syariat menentukan delapan golongan penerima zakat:
1. Fakir: yang tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari
2. Miskin: yang memiliki sedikit kekayaan untuk memenuhi kebutuhan tetapi pendapatannya tidak cukup
3. Amil zakat: petugas pengumpul dan pembagi zakat
4. Muallaf: yang diberikan untuk memperkuat iman atau mengurangi kejahatan mereka
5. Riqab: untuk membebaskan budak dan orang yang sedang dalam perjanjian
6. Gharim: yang terbebani utang dan tidak mampu membayar
7. Fi Sabilillah: untuk kepentingan Islam dan pertahanan umat
8. Ibnu Sabil: musafir yang terputus dari hartanya di negeri orang
Siapa yang Tidak Berhak Menerima Zakat Emas?
Ada golongan yang tidak boleh diberi zakat:
Aturan Syariat dalam Mengeluarkan Zakat
Harus mengikuti aturan berikut saat menunaikan zakat:
Pertanyaan Umum
Q: Apakah zakat wajib atas dana investasi emas ETF?
Ya, jika dana tersebut didukung oleh emas nyata. Zakatkan sebesar 2.5% dari nilai pasar saat mencapai nishab dan telah lewat satu tahun.
Q: Bagaimana menghitung zakat dari emas campuran dengan karat berbeda?
Hitung emas murni dari setiap karat secara terpisah, lalu jumlahkan hasilnya. Misalnya: 50 gram karat 24 + 100 gram karat 18 = 50 + 75 = 125 gram emas murni.
Q: Kapan harus mengeluarkan zakat - di awal atau akhir tahun?
Disarankan mengeluarkan saat satu tahun penuh telah berlalu. Tidak wajib sebelum selesai satu tahun, tetapi boleh dipercepat asalkan dikeluarkan secara utuh.
Q: Apakah zakat wajib atas emas warisan?
Ya, jika mencapai nishab sendiri atau bersama emas lain yang dimiliki, dan hitung tahun zakat dari saat memilikinya.
Q: Apakah boleh menunaikan zakat dengan uang tunai sebagai pengganti emas?
Boleh, dengan syarat uang tersebut setara dengan harga emas di pasar saat menunaikan zakat.
Kesimpulan
Zakat emas adalah kewajiban bagi Muslim yang memiliki 85 gram atau lebih emas murni selama satu tahun hijriyah penuh. Persentase zakat adalah 2.5% dari nilai emas di pasar. Zakat mencakup semua bentuk emas, baik perhiasan, batangan, maupun investasi emas. Hanya diberikan kepada delapan golongan yang ditentukan syariat, dan tidak boleh ditunda setelah mencapai nishab dan waktu satu tahun. Dengan menunaikan zakat secara ikhlas, Muslim membersihkan hartanya dan mewujudkan solidaritas sosial di masyarakat Islam.