"Jika kita tidak bisa membobol mereka, kita rampok mereka." Itulah mentalitas yang mendorong lonjakan serangan kekerasan terhadap crypto. Penjahat yang canggih menargetkan investor kaya dengan invasi rumah brutal dan penculikan, menuntut kepemilikan cryptocurrency sebagai tebusan. Ini bukan tindakan acak—kelompok kejahatan terorganisir secara khusus mengalihkan fokus ke pemegang crypto, memandang aset digital sebagai target bernilai tinggi. Skala yang mengkhawatirkan: korban dilacak, rumah dibobol, dan paksaan fisik diterapkan. Bagi investor crypto, pelajaran yang jelas: keamanan lebih dari sekadar kata sandi dan dompet dingin. Ini berarti keamanan operasional dalam kehidupan sehari-hari—membatasi sinyal sosial tentang kepemilikan, mengubah rutinitas, dan tetap waspada terhadap siapa yang mengetahui status kekayaan Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
24 Suka
Hadiah
24
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BlockchainBard
· 01-06 13:53
Berpikir tenang adalah kesadaran keamanan terbaik, benar-benar
Lihat AsliBalas0
LiquidityHunter
· 01-05 11:07
Benar, bersikap rendah hati adalah kunci utama, di zaman ini bahkan memegang koin harus berlatih anti-pengejaran
Lihat AsliBalas0
GateUser-afe07a92
· 01-03 18:56
Sangat penting untuk bersikap rendah hati, jika tidak, bisa saja langsung menjadi sasaran perhatian
Lihat AsliBalas0
ShitcoinArbitrageur
· 01-03 18:54
Sekarang memang harus lebih rendah hati, tidak bisa memposting kekayaan di media sosial...
Lihat AsliBalas0
MemeKingNFT
· 01-03 18:47
Aduh, makanya aku udah bilang pentingnya bersikap rendah hati... Sekalipun di blockchain aman, di dunia nyata pamer kekayaan cuma cari mati
Lihat AsliBalas0
CrossChainMessenger
· 01-03 18:35
Sikap rendah hati benar-benar adalah pertahanan terakhir, sangat benar sekali
"Jika kita tidak bisa membobol mereka, kita rampok mereka." Itulah mentalitas yang mendorong lonjakan serangan kekerasan terhadap crypto. Penjahat yang canggih menargetkan investor kaya dengan invasi rumah brutal dan penculikan, menuntut kepemilikan cryptocurrency sebagai tebusan. Ini bukan tindakan acak—kelompok kejahatan terorganisir secara khusus mengalihkan fokus ke pemegang crypto, memandang aset digital sebagai target bernilai tinggi. Skala yang mengkhawatirkan: korban dilacak, rumah dibobol, dan paksaan fisik diterapkan. Bagi investor crypto, pelajaran yang jelas: keamanan lebih dari sekadar kata sandi dan dompet dingin. Ini berarti keamanan operasional dalam kehidupan sehari-hari—membatasi sinyal sosial tentang kepemilikan, mengubah rutinitas, dan tetap waspada terhadap siapa yang mengetahui status kekayaan Anda.