#AltcoinsRallyStrong Dalam pasar mata uang kripto, krisis keamanan yang berasal dari KelpDAO semakin membesar, dan dari pihak Aave mengeluarkan pernyataan resmi. Protokol mengumumkan bahwa setelah kejadian tersebut, langkah-langkah darurat telah diambil terhadap pasar rsETH.
Dalam pernyataan dari Aave, disebutkan bahwa pasar rsETH di atas Aave V3 dan Aave V4 telah dibekukan. Langkah ini diambil setelah serangan yang terjadi pada jembatan rsETH milik KelpDAO. Pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa kontrak pintar Aave tidak diserang secara langsung, dan masalah tersebut berasal dari celah keamanan di sisi rsETH.
Sejalan dengan keputusan tersebut, proses penyetoran dan peminjaman baru yang didukung oleh jaminan rsETH dihentikan sementara. Tim Aave menyatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk menilai situasi saat ini dan membatasi potensi risiko.
Selain itu, tim menginformasikan bahwa mereka telah melakukan analisis mendetail terhadap proses peminjaman rsETH di Aave setelah serangan dan bahwa temuan tersebut akan segera dibagikan kepada publik. Protokol juga menyatakan bahwa, jika terjadi "utang buruk" (utang yang tidak dapat dibayar kembali) akibat kejadian ini, berbagai opsi untuk menutup celah tersebut akan dipertimbangkan.
Dalam pernyataan dari Aave, disebutkan bahwa pasar rsETH di atas Aave V3 dan Aave V4 telah dibekukan. Langkah ini diambil setelah serangan yang terjadi pada jembatan rsETH milik KelpDAO. Pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa kontrak pintar Aave tidak diserang secara langsung, dan masalah tersebut berasal dari celah keamanan di sisi rsETH.
Sejalan dengan keputusan tersebut, proses penyetoran dan peminjaman baru yang didukung oleh jaminan rsETH dihentikan sementara. Tim Aave menyatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk menilai situasi saat ini dan membatasi potensi risiko.
Selain itu, tim menginformasikan bahwa mereka telah melakukan analisis mendetail terhadap proses peminjaman rsETH di Aave setelah serangan dan bahwa temuan tersebut akan segera dibagikan kepada publik. Protokol juga menyatakan bahwa, jika terjadi "utang buruk" (utang yang tidak dapat dibayar kembali) akibat kejadian ini, berbagai opsi untuk menutup celah tersebut akan dipertimbangkan.




























