Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Emas Dunia Makin Jatuh Usai Kehilangan US$2,4 Triliun dalam Dua Hari
Emas dunia mencatatkan kehilangan sekitar US$2,4 triliun hanya dalam kurun waktu 48 jam terakhir, menurut TradingView, Rabu (22/10). Adapun emas dunia semakin terperosok usai sehari sebelumnya anjlok sekitar 6,3% dalam satu hari perdagangan, di mana menjadi penurunan terbesar sejak April 2013.
Anjloknya harga emas, yang dikenal sebagai aset safe haven, biasanya dipicu oleh perubahan fundamental dalam kebijakan moneter global dan sentimen investor.
Hal ini sejalan dengan penguatan dolar AS serta spekulasi terehadap kebijakan bank sentral global. Bahkan, kini pasar tengah menunggu kepastian pakah kejatuhan ini hanya dalam jangka pendek atau jangka panjang.
Lalu, US$2,4 triliun yang hilang itu setara dengan produk domestik bruto (PDB) beberapa negara besar, yang menunjukkan betapa parahnya kerugian yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat.