Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Cryptografis | Bitcoin dalam 8 Tahun: Naik Ribuan Persen, Rungkad Puluhan Persen
Performa Bitcoin (BTC) dalam delapan tahun terakhir menunjukan pertumbuhan yang signifikan. Bahkan, dalam perjalanannya seringkali melampaui indeks saham Amerika Serikat (AS) S&P 500.
Pada tahun 2017, Curvo mencatat Bitcoin berhasil melonjak 1.163%. Melansir data berbeda, Bitbo catat harga Bitcoin saat itu sebesar US$13.850. Ini terjadi karena rasa Fomo para investor retail yang meyakini Bitcoin bisa mendatangkan kekayaan.
Selanjutnya, tahun 2018 Bitcoin justru alami minus sebesar 72% yang pada saat itu harganya hanya US$3.747. Ini terjadi karena Federal Reserve (The Fed) menaikan suku bunga dan terjadi fenomena Crypto Winter.
Berikutnya, pada tahun 2019 Bitcoin alami peningkatan sebesar 98% yang saat itu berada di level US$7.183. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya tingkat institusi dan pemangkasan suku bunga The Fed.
Setelah itu, tahun 2021 meningkat sebanyak 73% imbas efek dari halving pada tahun 2020 dan pandemi Covid-19 masih berlanjut, serta didorong oleh keterlibatan institusi untuk membeli Bitcoin. Saat itu, aset crypto ini diperdagangkan senilai US$46.197.
Sementara itu, tahun 2022 Bitcoin malah menurun hingga 62% yang saat itu harganya bernilai US$16.531. Ini terjadi akibat The Fed menaikan suku bunga tinggi, peristiwa kasus token Luna, dan bangkrutnya bursa crypto FTX karena pendirinya Sam-Bankman Fried melakukan penipuan.
Namun, di tahun 2023 Bitcoin mengembalikan keadaannya yang melesat 147% dengan harga saat itu mencapai US$42.278. Ini terjadi lantaran raksasa manajer investasi BlackRock secara mengejutkan mengajukan Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot ke Securities and Exchange Commission (SEC).
Terakhir, di tahun 2024 Bitcoin mencatatkan performa positif yang naik 135% dan harganya mencapai US$93.586.