Apa itu Proyek Arc? Jaringan Layer 1 dari Circle Resmi Meluncurkan Testnet

Pasar
Diperbarui: 2025-11-03 10:12

Circle Internet Financial, penerbit USDC—stablecoin terbesar kedua di dunia—telah mengambil langkah signifikan dalam mewujudkan visi besarnya. Blockchain Layer 1 terbaru milik perusahaan, Arc, secara resmi meluncurkan testnet publik pada 28 Oktober 2025.

Yang lebih menarik, blockchain ini dirancang untuk membawa infrastruktur keuangan global ke dalam ranah on-chain, dan telah berhasil menarik partisipasi lebih dari 100 institusi keuangan dan perusahaan teknologi terkemuka di seluruh dunia, termasuk raksasa industri seperti BlackRock, Visa, Goldman Sachs, dan Amazon Web Services.

01 Latar Belakang Proyek: Ambisi Circle dan Lahirnya Arc

Seiring semakin cepatnya konvergensi antara mata uang digital dan keuangan tradisional, Circle tidak lagi hanya berperan sebagai penerbit stablecoin.

Peluncuran Arc menjadi langkah krusial bagi perusahaan dalam membangun infrastruktur blockchain keuangan yang komprehensif.

Arc dirancang sebagai jaringan blockchain Layer 1 terbuka yang berfokus pada sektor keuangan, dengan tujuan utama menjadi "sistem operasi ekonomi untuk internet."

Jeremy Allaire, salah satu pendiri, chairman, dan CEO Circle, menyatakan: "Arc menawarkan kesempatan bagi perusahaan untuk membangun di atas infrastruktur jaringan kelas enterprise yang secara khusus dirancang untuk menghubungkan setiap pasar lokal ke ekonomi global."

Pernyataan ini menegaskan visi global Arc serta ambisinya untuk menjembatani dunia keuangan tradisional dan blockchain.

02 Fitur Teknis: Infrastruktur yang Disesuaikan untuk Aplikasi Keuangan

Arc bukanlah blockchain serba guna; melainkan dioptimalkan khusus untuk memenuhi kebutuhan unik aplikasi keuangan. Fitur teknis utamanya menonjol dalam tiga aspek berikut:

Biaya Berdenominasi USD yang Prediktif: Arc menerapkan struktur biaya berbasis USD, memberikan kepastian dan prediktabilitas kepada institusi keuangan terkait biaya transaksi—menghilangkan volatilitas yang sering terjadi pada biaya berbasis token native.

Finalitas Transaksi di Bawah Satu Detik: Jaringan ini mampu menyelesaikan transaksi dalam waktu kurang dari satu detik, yang sangat penting untuk aplikasi keuangan berkecepatan tinggi seperti pembayaran, valuta asing, dan operasi pasar modal.

Kontrol Privasi Opsional: Arc menawarkan opsi privasi yang dapat dikonfigurasi, memungkinkan institusi memanfaatkan teknologi blockchain tanpa harus mengungkapkan data keuangan sensitif secara penuh.

Selain itu, Arc terintegrasi secara mendalam dengan stablecoin USDC dan sistem pembayaran Circle, mendukung beragam aplikasi keuangan mulai dari pinjaman dan pasar modal hingga pembayaran global dan valuta asing.

03 Ekosistem: Gambaran Partisipan Testnet

Keberhasilan peluncuran testnet Arc didukung oleh ekosistem yang kuat. Meski Circle belum secara resmi merilis "daftar 11 proyek pertama," informasi publik menunjukkan bahwa institusi yang berpartisipasi mencakup seluruh sektor layanan keuangan:

Institusi Keuangan Kelas Dunia

Partisipan testnet meliputi manajer aset global BlackRock, bank investasi Wall Street terkemuka Goldman Sachs, salah satu kustodian terbesar dunia BNY Mellon, serta bank internasional Deutsche Bank dan State Street.

Kelima institusi ini secara kolektif mengelola triliunan dolar di sektor keuangan tradisional, membawa potensi basis pengguna dan skala aset yang sangat besar ke Arc.

Raksasa Pembayaran dan Teknologi

Perusahaan pembayaran global seperti Visa, Mastercard, FIS, dan Fiserv juga turut bergabung dalam testnet.

Di sisi infrastruktur teknologi, perusahaan seperti Amazon Web Services (AWS) dan Cloudflare memberikan dukungan teknis yang kuat untuk Arc.

Platform Perdagangan Aset Digital

Bursa aset digital ternama seperti Coinbase, Robinhood, dan Kraken juga menjadi peserta testnet, berpotensi meningkatkan likuiditas dan akses pasar untuk aset di Arc.

Penerbit Stablecoin Internasional

Peran Arc dalam infrastruktur stablecoin juga sangat menonjol. Penerbit stablecoin dari berbagai negara telah bergabung dalam testnet, termasuk JPYC dari Jepang, BRLA dari Brasil, MXNB dari Meksiko, dan PHPC dari Filipina.

Menariknya, perusahaan infrastruktur aset digital asal Korea Selatan, BDACS, telah mengumumkan rencana untuk menerbitkan stablecoin won Korea, "KRW1," di blockchain Arc.

Pengembang dan Penyedia Infrastruktur

Ekosistem Arc juga mencakup alat pengembang Web3 dan penyedia infrastruktur terdepan seperti MetaMask, Fireblocks, Chainlink, Alchemy, dan LayerZero, serta protokol jembatan lintas rantai Wormhole dan Stargate.

04 Dampak Pasar: Potensi Mengubah Infrastruktur Keuangan

Peluncuran Arc berpotensi memberikan dampak luas baik bagi keuangan tradisional maupun industri aset digital:

Mempercepat Transisi On-Chain Keuangan Tradisional

Citi memprediksi kapitalisasi pasar stablecoin dapat mencapai USD 4 triliun pada tahun 2030, sementara BCG dan Ripple memperkirakan pasar aset ter-tokenisasi dapat mendekati USD 19 triliun pada tahun 2033.

Kemunculan Arc sejalan dengan tren ini, memberikan institusi keuangan tradisional akses yang efisien dan sesuai regulasi ke dunia blockchain.

Mendorong Regulasi Stablecoin

Regulasi terbaru di Amerika Serikat terkait stablecoin, termasuk pengesahan GENIUS Act, telah memberikan kerangka hukum yang jelas untuk stablecoin.

Hal ini memberikan kepastian hukum bagi bisnis untuk menggunakan USDC dalam transaksi dan penyelesaian di platform seperti Arc.

Membuka Hambatan Pasar Global

Arsitektur khusus Arc menghubungkan pasar lokal di berbagai benua—mulai dari Afrika, Amerika, hingga Asia—menyediakan infrastruktur kelas enterprise bagi institusi keuangan tradisional dan proyek Web3 native.

Hal ini sangat penting di pasar berkembang seperti Timur Tengah, di mana permintaan terhadap dolar AS tinggi dan pembayaran lintas negara sangat kompleks, menyoroti potensi Arc.

05 Roadmap: Dari Testnet Menuju Tata Kelola Terdistribusi

Berdasarkan rencana yang dipublikasikan Circle, testnet publik Arc mulai berjalan pada 28 Oktober, dengan peluncuran mainnet resmi dijadwalkan pada tahun 2026.

Fase testnet berfokus pada validasi stabilitas sistem, performa, dan kompatibilitas lintas platform.

Tujuan jangka panjang Arc adalah berkembang menjadi jaringan yang dikelola komunitas, memperluas partisipasi validator, dan membangun tata kelola yang transparan.

Circle berencana untuk mentransisikan Arc dari model stewardship saat ini menuju struktur tata kelola terdistribusi yang dioperasikan bersama oleh institusi keuangan, platform teknologi, dan pengembang protokol.

06 Perspektif Investasi: Kinerja dan Analisis Token ARC di Pasar

Seiring blockchain Arc menarik perhatian industri, token bernama ARC juga mulai diminati investor.

Perlu diperjelas bahwa blockchain Arc milik Circle sendiri belum menerbitkan token ARC khusus.

Per 3 November 2025 (UTC), menurut CoinMarketCap, token bernama ARC (AI Rig Complex) diperdagangkan di harga USD 0,02, naik 20,97% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 15,3 juta.

Token ini merupakan proyek blockchain yang berfokus pada AI dan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan blockchain Arc milik Circle.

07 Outlook: Awal Era Baru Keuangan

Peta pengembangan masa depan untuk blockchain Arc sudah tergambar, dan keberhasilannya akan sangat bergantung pada beberapa faktor kunci:

Adopsi oleh institusi keuangan arus utama akan menjadi indikator penting keberhasilan Arc. Lebih dari 100 perusahaan telah terlibat membangun ekosistem Arc, mencakup pembayaran, perdagangan, pinjaman, dan layanan fintech.

Terwujudnya interoperabilitas lintas rantai juga akan menentukan jangkauan Arc. Ekosistem Arc tidak terbatas pada sektor keuangan, tetapi juga terintegrasi dengan pengembang dan penyedia infrastruktur terkemuka.

Konvergensi AI dan blockchain berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan selanjutnya. Integrasi AI juga masuk dalam roadmap, dengan Anthropic’s Claude Agent SDK yang akan meningkatkan pengalaman pengembang melalui alat berbasis AI.

Melangkah ke Depan

Di masa depan, ketika kita dapat menyelesaikan pembayaran lintas negara secara instan, memperdagangkan aset ter-tokenisasi, atau berpartisipasi dalam penyelesaian FX di Arc, testnet hari ini akan dikenang sebagai titik awal dari semuanya.

Tirai telah terbuka bagi adopsi mainstream teknologi blockchain dalam aplikasi keuangan, dan Arc siap menjadi infrastruktur inti dari paradigma baru ini.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten